Navigasi

Senin, 31 Oktober 2016

[Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa]


Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Nabi SAW bersabda :
"Allah turun ke langit dunia setiap malam pada 1/3 malam terakhir. Allah lalu berfirman :
Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan!
Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri!
Siapa yang meminta ampun kepadakepada- Ku tentu Aku ampuni.  Demikianlah keadaannya hingga terbit fajar " (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758)
                                                                      

Rasulullah dalam sabda lainnya :
"Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.”(HR Muslim No. 757)

Semoga Bermanfaat

Sumber : [ HR. Bukhari dan Muslim ]



Kamis, 27 Oktober 2016

[Mengaharukan, Kisah Seorang Akhwat Melamar Ikhwan]



Mengaharukan, Kisah Seorang Akhwat Melamar Ikhwan

Tak sengaja, kami menemukan Kisah Pernikahan Islami yang Mengharukan Seorang Akhwat Melamar Ikhwan di newsfeed facebook. Ya ini kisah pernikahan yang bisa jadi menginspirasi, alih-alih seorang akhwat menunggu mendapatkan suami, kalau sekiranya melihat ikhwan yang memang baik, segera lamar dulu itu juga boleh.

Menurut kami, kisah pernikahan islami romantis ini juga sekaligus memberikan motivasi mengenai bagaimana suami istri musti menjadi tim yang baik dalam membangun kemandirian dalam rumah tangganya. Bagaimana akhlaq baik dari seorang istri yang sampai kehabisan uang saja sungkan meminta uang kepada suami sebab khawatir bisa melukai hati suaminya.

Berikut Kisah Selengkapnya....


Dulu ana datang ke suami ana, justru ana yang menawarkan diri ke suami.
”Akhi, maukah menikah dengan ana?”, tawarku padanya.
Waktu itu dia masih kuliah smester 8. Dia cuma bengooonggg seribu bahasa, serasa melayang di atas awan, seolah waktu terhenti.

Beberapa saat setelah setengah kesadarannya kembali dan setengahnya lagi entah kemana, dia berucap,
”Afwan ukh… anti pengen mahar apa dari ana?”
“Cukup antum bersedia menikah denganku saja itu sudah lebih dari cukup”
Bak orang awam mendaki gunung yang tinggi lagi extreme, ehhh… dianya langsung lemesss. kayak pingsan. Besoknya datang nazhar, terus khitbah. Lalu untuk ngumpulin uang buat nikah, dia jual sepeda dan jual komputernya… untuk mahar dan biaya nikah.

Di awal pernikahan dia gak punya pendapatan apa-apa. Kita usaha bareng dan ana gak pernah nanya seberapa pendapatnya ataupun dia kerja apa. Selama ana nikah dengannya ana belum pernah minta uang. Hingga kinipun kalo gak dikasih ya diam. Saat beras habis, ana gak masak. Saat dia nanya, “koq gak masak beras dek?”
“Habis mas”, jawabku
“Koq gak minta uang?”, lanjutnya.
Ana gak jawab, takut suami gak punya kalo ana minta. Jadi ana takut menyinggung perasaan kekasih hatiku... weee.

Kalo kita menghormati suami, maka suami akan menyayangi kita lebih dari rasa sayang kita ke dia. Bahkan usaha sekarang dah maju pesat… alhamdulillah.



Ibarat kata uang 50jt dah hal biasa. Lalu suatu hari ana tawarkan dia nikah lagi namun dia gak mau. Katanya ana itu tidak ada duanya… hehehe ngalem dewek.

Rezeki bisa dicari bersama. Bagi ana usaha yang dicari bersama suami susah-payah bersama, setelah sukses… maka banyak kenangan manis yang tak terlupa. Kita jadi saling memahami dan mengerti karakter masing-masing karena kita sering berinteraksi.

“Suamiku adalah temen curhatku…

suamiku adalah patner bisnisku…

suamiku adalah ustadz tahsinku…

suamiku adalah temen seperjuanganku…

suamiku adalah sahabatku…

suamiku adalah temen mainku…

suamiku adalah temen berantemku…”,


Itulah kiranya yang ana rasakan darinya, setelah 12 tahun menikah dan insya Alloh dikaruniai anak 7 semoga semakin menambah keberkahan dalam rumahh tangga ana…

Dan bukan hal yang hina bagi ana kalo ada seorang akhawat datang menawarkan diri ke ikhwan. Ana dulu hanya melihat dari bacaan al-Qur’annya yang bagus dan dia sangat menjaga sholatnya itu aja gak lebih. Jadi para akhawat yang belum menikah.

Apa yg menghalangi anda untuk menikah muda? 
Apa karena melihat pendapatan materi dari ikhwan yang menghalaginya?


Sumber : LDK AL-IHSAN [muslimah.info]

Rabu, 26 Oktober 2016

[ Cerita Inspirasi (Insha Allah) ]


Seorang pria bangun pagi-pagi untuk melaksanakan ibadah shalat subuh. Setelah mengenakan pakaiannya, dia berangkat ke Masjid. Dalam perjalanannya ke Masjid, pria tersebut terjatuh dan pakainnya menjadikotor. Dia bangun, membersihkan diri, lalu kembali pulang. Sesampainya di rumah, dia mengganti pakaiannya, lalu berangkat kembali ke Masjid. Dalam perjalanannya ke Masjid, pria tersebut terjatuh kembali di tempat yang sama! Lalu dia kembali bangun, membersihkan diri, dan pulang kembali.Sesampainya di rumah, Sekali lagi, dia mengganti pakaiannya, lalu berangkat kembali ke Masjid.


Dalam perjalanan ke Masjid, dia bertemu seorang pria yang memegang lampu. Dia bertanya pada priatersebut dari mana dia dan pria itu menjawab “Aku melihatmu terjatuh dua kali dalam perjalananmu ke Masjid, jadi aku membawakan lampu untuk menerangi jalanmu. Pria yang pertama tadi mengucapkan terimakasih banyak pada pria yang membawakannya lampu, dan keduanya berjalan bersama ke Masjid.

Setibanya di Masjid, pria yang pertama tadi mengajak pria yang membawa lampu untuk shalat berjamaah dengannya. Pria tersebut menolaknya. Pria pertama terus mengajaknya beberapa kali lagi, dan jawabannya tetap sama. Pria itu bertanya mengapa dia tidak mau shalat bersamanya. Pria dengan lampu itu menjawanb, “Aku adalah setan”. Pria itu terkejut mendengar jawabannya. Setan kemudian melanjutkan, “Aku melihatmu menuju ke Masjid dan akulah yang membuatmu terjatuh. Ketika kau pulang, membersihkan diri dan berangkat kembali ke Masjid, Tuhan mengampuni semua dosamu. Aku menjatuhkanmu sekali lagi, tapi kau tidak tinggal di rumah, dan tetap berangkat kembali ke Masjid. Karena itu, Tuhan mengampuni semua dosa orang-orang di rumah tanggamu. Aku khawatir jika aku menjatuhkanmu lagi, Tuhan akan mengampuni dosa orang-orang di kampungmu, jadi aku memastikan kau sampai di Masjid tanpa terjatuh. Subhaanallah.... ”Janganlah kau membatalkan niat baik yang akan kau lakukan karena kau tidak pernah tau ganjaran apa yang mungkin akan kau dapat dari beratnya rintangan yang kau hadapi ketika berusaha melaksanakannya.

Karena kebaikanmu bisa menyelamatkan keluarga dan bangsamu" Mahasuci Allah dalam kemuliaannya. Ketika kau membawa Quran. Setan akan pusing. Ketika kau membacanya, dia tersungkur. Ketika dia melihatmu membacanya, dia pingsan. Ketika dia melihatmu menjiwai apa yang kau baca, dia kabur.


Semoga bermanfaat.

[ Andai Hari Ini Aku Mati ]


“ANDAI HARI INI AKU MATI”

Andai hari ini aku mati perlahan tubuhku ditutup tanah perlahan semua pergi meninggalkanku masih terdengar jelas langkah2 terakhir mereka Aku sendirian di tempat gelap yang tak pernah terbayang Aku sendiri, menunggu pertanyaan malaikat Belahan hati, belahan jiwa pun pergi Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain aku bukan siapa2 lagi bagi mereka Sanak keluarga menangis, sangat pedih aku pun demikian,tak kalah sedih Tetapi aku tetap sendiri disini menunggu perhitungan menyesal sudah tak mungkin Taubat tak lagi dianggap dan maaf pun tak bakal didengar aku benar2 harus sendiri Yaa ALLAH.. Jika ENGKAU beri aku 1 lagi kesempatan Jika ENGKAU pinjamkan lagi beberapa hari milik-MU Untuk aku perbaiki diriku aku ingin memohon maaf pada mereka yang selama ini telah merasakan dzalimku yang selama ini sengsara karena aku tersakiti karenaku Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yang telah kukumpulkan, yang bahkan kumakan Yaa ALLAH.. Beri lagi aku beberapa hari milik-MU untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta Teringat kata-kata kasar & keras yang menyakitkan hati mereka maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu Yaa ALLAH.. Beri juga waktu untuk berkumpul dengan keluargaku
menyenangkan saudara-saudaraku Untuk sungguh2 beramal soleh Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-MU lebih lama lagi Begitu menyesal diri ini kesenangan yang pernah
kuraih dulu tak ada artinya sama sekali Mengapa kusia-siakan waktu hidup di dunia itu andai aku bisa putar ulang waktu itu Aku dimakamkan hari ini dan ketika semua menjadi tak termaafkan Dan ketika semua menjadi terlambat ketika aku harus sendiri Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & di kumpulkan di padang masyhar
……………………..……….
Jika doa dibawah ini doa kalian..
Mohon Amini juga
Yaa ALLAH..
Wafatkan kami dalam keadaan Husnul Khatimah
Jauhkan kami dari su’ul khatimah
Lindungi kami dari panasnya siksa NerakaMu..

Selasa, 25 Oktober 2016

[Pertolongan Al Quran di Alam Kubur]

*Pertolongan Al-Qur'an di Alam Kubur.*

*- Dari Sa’id bin Sulaim r.a, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah Swt pd hari Kiamat daripd Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat & bukan pula yg lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).* 

*Bazzar meriwayatkan dlm kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang2 sibuk dgn kain kafan & persiapan pengebumian di rumahnya, tiba2 seseorang yg sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada & kain kafan.*

*-Setelah dikuburkan & orang2 mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar & Nakir yg berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.*

*Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dlm keadaan bagaimanapun aku tdk akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kpdnya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tdk akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dlm syurga.”*

*Lalu ia berpaling kpd sahabatnya & berkata,”Aku adalah Al-Qur'an yg terkadang kamu baca dgn suara keras & terkadang dgn suara perlahan.* 

*-Jgn khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar & Nakir ini, engkau tdk akan mengalami kesulitan.”*

*-Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur & permadani sutera yg penuh dgn kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)*

*Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Qur'an yg kita baca dpt menjadi pembela kita di hari yg tdk ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Qur'an akan menuntut kita.*

*Yā Allah… terimalah bacaan Al-Qur'an kami. Sempurnakanlah kekurangannya.*

Banyak riwayat yg menerangkan bahwa Al-Qur'an adalah pemberi syafa’at yg pasti dikabulkan Allah Subhana wa Ta'ala Āmīn yā Rabbal 'ālamīn..

Oleh: Prof.DR. Ahmad  Sathori Ismail.